Baccarat Skills Play_888 Live Casino_Online betting_Baccarat glass_Authentic Baccarat Game

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Onlinegamblingplatform

Di ThThai Chessai Chesstahun 2013Thai Chess, Liputan6 melansiThai Chessr berita bahwa rumah sakit akan menggantikan garam dalam makanan mereka dengan monosodium glutamat. Alasannya, MSG mengandung lebih sedikit natrium dibandingkan garam dapur biasa, menjadikannya penyedap rasa yang lebih aman untuk pasien pengidap hipertensi atau yang harus menghindari garam dalam dietnya.

MSG diproduksi dari tetes tebu atau tepung tapioka, bukan limbah beracun yang berbahaya. Produksinya sendiri dijalankan melalui fermentasi mikroba. Fermentasi dengan mikroba adalah metode yang umum digunakan untuk mengolah makanan seperti tempe, keju, dan tape. Jadi tenanglah karena dari segi produksi dan bahan baku, MSG itu tidak berbahaya.

Semoga sekarang sudah jelas kalau bahaya MSG sebenarnya adalah mitos semata. Jadi kalau ada teman kamu yang kelewatan begonya, jangan salahin MSG lagi ya — mungkin teman kamu memang lemah akal dan tulalit dari sananya? Hehe.

Terus kok bisa sih ada mitos kalau MSG berbahaya?

Gejala ini dinamakan “Chinese Restaurant Syndrome” (CRS), karena dokter yang pertama kali memperkenalkannya mendapat gejala ini setelah kebetulan makan di restoran Cina. Tapi, dr. Ho Man Kwok yang pertama kali memperkenalkan istilah ini sebenarnya tidak mengidentifikasi MSG (atau bahan masakan apapun) sebagai penyebab CRS. Pun sampai sekarang belum ada bukti bahwa CRS adalah kondisi medis yang nyata atau hanya mitos semata.

Tapi ada juga lho temanku yang alergi MSG. Begitu makan makanan yang ada MSG-nya dia langsung mual, pusing, terus sakit perut.

MSG adalah garam sodium dari asam glutamat. Memang sih, kristal putih MSG yang dijual sachetan itu pabrikan, tidak alami seperti glutamat dalam tomat atau jamur. Tapi jangan curiga dulu — nggak semua hal yang buatan pabrik itu buruk. Lagipula, tubuh kita sebenarnya tak bisa membedakan yang mana yang glutamat alami dan yang mana yang MSG. Efeknya terhadap tubuh kita sama, begitu pula proses tubuh dalam mencernanya.

Tak perlu takut lagi pada isu kesehatan yang kebenarannya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Faktanya, MSG memang hanya garam penyedap rasa, bukan racun penyebab penyakit mematikan sebagaimana yang selama ini kita percaya.